Kamis, 06 Oktober 2016

K.D. 3.3. Memahami Troubleshooting Lapisan Network Jaringan LAN

K.D. 3.3. Memahami Troubleshooting Lapisan Network Jaringan LAN



Lapisan Network (network layer) adalah lapisan ketiga dari bawah dalam model referensi jaringan OSI. Lapisan ini bertanggung jawab untuk melakukan beberapa fungsi berikut:
Lapisan jaringan juga menyediakan layanan connectionless dan connection-oriented terhadap lapisan transport yang berada di atasnya. Lapisan jaringan juga melakukan fungsinya secara erat dengan lapisan fisik (lapisan pertama) dan lapisan data-link (lapisan kedua) dalam banyak implementasi protokol dunia nyata. Dalam jaringan berbasis TCP/IP, alamat IP digunakan di dalam lapisan ini. Router IP juga melakukan fungsi routing-nya di dalam lapisan ini.
Protokol Lapisan Network
1.      IP (Internetworking Protocol) Mekanisme transmisi yang digunakan untuk menstransportasikan data dalam-dalam paket yang disebut datagram.
2.      ARP (Address Resulotion Protocol) Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat IP berdasarkan alamat fisik dari sebuah komputer.
3.      RARP (Reverse Address Resulotion Protocol) Protokol yang digunakan untuk mengetahui alamat fisik melalui IP komputer.
4.      ICMP (Internet Control Message Protocol) Mekanisme yang digunakan oleh sejumlah host untuk mengirim notifikasi datagram yang mengalami masalah pada hostnya.
5.      IGMP (Internet Group Message Protocol) Protokol yang digunakan untuk memberi fasilitas message yang simultan kepada group penerima. (wian, 2012)
6.      RIP
7.      OSFP
8.      IPX
9.      NWLINK
10.  Net BEUI
11.  OSI
12.  DDP
13.  DEC net
ICMP (Internet Control Message Protocol) adalah protokol yang bertugas mengirimkan pesan-pesan kesalahan dan kondisi lain yang memerlukan perhatian khusus. Pesan / paket ICMP dikirim jika terjadi masalah pada layer IP dan layer atasnya (TCP/UDP).
Pada konsisi normal, protokol IP berjalan dengan baik. Namun ada beberapa kondisi dimana koneksi IP terganggu, misalnya karena Router crash, putusnya kabel, atau matinya host tujuan. Pada saat ini ICMP membantu menstabilkan kondisi jaringan, dengan memberikan pesan-pesan tertentu sebagai respons atas kondisi tertentu yang terjadi pada jaringan tersebut.
Fungsi dari ICMP :
1.      Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan
2.      Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan
3.      Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan
4.      Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan, dan sebagainya
Ada dua tipe pesan yang dapat dihasilkan ICMP :
1.      ICMP Error Message (dihasilkan jika terjadi kesalahan jaringan)
2.      ICMP Query Message (dihasilkan jika pengirim paket mengirimkan informasi tertentu yang berkaitan dengan kondisi jaringan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar